Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Camat Ndoso Kunjungi Korban Angin Puting Beliung
NTT NEWS

Camat Ndoso Kunjungi Korban Angin Puting Beliung

By Redaksi12 Desember 20193 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Camat Ndoso Fransiskus Tote (bertopi, kedua dari kiri) saat memantau korban angin puting beliung di Kampung Rewas, Desa Lumut, Kecamatan Ndoso, Kabupaten Manggarai Barat, Kamis, 12 Desember 2019 (Foto: Pemdes Lumut)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Hujan deras disertai angin puting beliung terjadi secara tiba-tiba di Kampung Rewas, Desa Lumut, Kecamatan Ndoso, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (11/12/2019), sekitar pukul 17.30 Wita.

Akibatnya, tiga rumah warga dan satu bangunan gereja rusak setelah diterjang angin puting beliung.

Baca: Angin Puting Beliung Terjang Tiga Rumah dan Satu Gereja di Mabar

Camat Ndoso Fransiskus Tote kemudian mengunjungi warga korban musibah angin puting beliung di Kampung Rewas tersebut, Kamis (12/12/2019).

Ia mengatakan, kunjungan itu setelah mendapat informasi adanya musibah angin puting beliung di Kampung Rewas.

“Memang kemarin hujan deras dan terjadi angin puting sekitar Kampung Rewas saja. Beberapa rumah yang menjadi korban angin puting beliung yang membawa bencana rumah penduduk,” kata Tote saat dihubungi VoxNtt.com melalui telepon selulernya, Kamis malam.

Ia mengaku, ada empat rumah dan satu bangunan gereja diterjang angin puting beliung.

“Yang rusak parah itu ada empat rumah termasuk bagian timur Gereja Stasi Rewas ditumbang oleh pohon kemiri. Kemudian beberapa rumah penduduk yang lain, ada bongkar seng, hancur dia punya kardol, kemudian dapur yang lain,” ungkap Camat Tote.

Setelah pemantauan di sekitar tempat kejadian kata dia, total seng yang diterjang angin puting beliung berjumlah 353 lembar seng.

“Dan ini saya sudah kirimkan laporan ke kabupaten melalui BPBD Manggarai Barat,” tuturnya.

Selama berada di lokasi, Camat Tote bersama warga setempat mengamankan barang-barang sisa setelah rumah penduduk rusak diterjang angin puting beliung.

“Ada satu rumah yang sapu rata tanah. Semua padi-padi, barang-barang yang ada di dalam rumah itu kami amankan dengan baik,” ungkapnya.

Kunjungan Camat Tote itu juga, sekaligus memberikan bantuan berupa sembako kepada korban.

“Ya, sekadar untuk memberi kekuatan kepada mereka berupa beras, mi goreng, gula. Tidak seberapa. Ini sebatas spontanitas dari kita dari kecamatan juga dari pemerintah desa setempat,” katanya.

Ia juga bersyukur karena peristiwa itu tidak ada korban jiwa.

“Saya memberikan imbauan kepada masyarakat, saya bilang kita bersyukur bencana ini tidak merenggutkan nyawa,” ucap Camat Tote.

Menurutnya, bencana di Kampung Rewas itu cukup besar karena begitu banyak pohon kemiri yang tumbang dekat rumah warga.

Beberapa pohon juga tumbang di jalan. Akibatnya, kendaran tidak bisa lewat.

“Sepanjang hari ini tadi kita potong semua kayu-kayu itu menggunakan sensor akan dilajutkan besok,” jelasnya.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat agar secepatnya menyikapi bencana tersebut.

“Karena Kampung Rewas ini merupakan bagian dari Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, bagaimana warga lainnya yang kena musibah harus kita perlakukan sama. Muda-mudahan seng besoknya itu sudah didrop karena kami sudah komunikasi tadi,” tutup Camat Tote.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

Bencana Mabar Bencana NTT Kota Kupang
Previous ArticleCatatan Penting Dewan Juri: Cerpen Bertemakan ODGJ Minim Riset
Next Article PMKRI Minta Kapolda NTT Copot Kapolres Ende dan Periksa Bupati Djafar

Related Posts

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.