Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Seruduk Portal Pemantauan Covid-19, Polisi di Ngada Masuk UGD
HUKUM DAN KEAMANAN

Seruduk Portal Pemantauan Covid-19, Polisi di Ngada Masuk UGD

By Redaksi8 Mei 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Portal Pemantauan Covid-19 Desa Tarawali, tempat AKP Andreas Redo mengalami kecelakaan (Foto: Patrick/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT- Nasib sial dialami Kasat Sabhara Polres Ngada Ajun Komisaris Polisi (AKP) Andreas Redo.

Perwira pertama polisi di Polres Ngada, Nusa Tenggara Timur ini mengalami kecelakaan lalu lintas, Jumat (08/05/2020), sekitar pukul 07.30 Wita.

Kendaraan roda dua yang dikendarainya menabrak Portal Pemantauan Covid-19 di Desa Tarawali, Kecamatan Soa, Ngada.

Andreas kemudian dilarikan ke Puskesmas Soa dan menjalani perawatan medis di ruang UGD puskesmas itu.

Kekurangan jarak pandang diduga menjadi pemicu kecelakaan ini.

Pasalnya, berdasarkan pantauan VoxNtt.com di lokasi kejadian, portal pemantauan Covid-19 di wilayah itu memang telah dilengkapi dengan tulisan peringatan. Namun masih kurang mencolok agar mudah dikenali pengendara.

Belum lagi, lokasi portal berbahan bambu berwarna hijau serta berada di bawah naungan pepohonan memang cukup menyulitkan pengendara mengenali halangan itu. Meski menang portal tersebut telah di bangun di jalan lurus.

Portal Pemantauan Covid-19 di Desa Tarawali sendiri di bangun dalam upaya pembatasan pergerakan orang menuju Kecamatan Soa selama kegiatan ritual adat tolak bala (zoka virus corona).

Kegiatan akan dimulai pada 8 – 10 Mei 2020, berdasarkan surat pengumuman Bupati Ngada Nomor: 045/ADMAS/V/2020.

Menurut saksi mata, Jefri Leo (27) mengevakuasi korban bertutur sebelum mengalami kecelakaan, AKP Andreas awalnya sempat beriringan dengan kendaraannya di jalan trans utama Soa menuju Kota Bajawa, ibu kota Kabupaten Ngada. Jefri sendiri adalah seorang sopir kendaraan pick up dengan nomor polisi B 9979 FAN.

Sekitar 100 meter mendekati TKP kendaraan roda dua yang ditumpangi AKP Andreas lalu melambung kendaraannya.

Sedangkan di depan kendaraan Jefri, masih terdapat satu unit kendaraan roda dua yang dikendarai seorang guru bernama Neldis.

Tak butuh waktu lama, menurut Jefri, kendaraan yang dikendarai AKP Andreas terlihat kehilangan kendali sebelum akhirnya menyeruduk portal pemantauan Covid-19 berbahan bambu ini.

Portal Pemantauan Covid-19 Desa Tarawali, tempat AKP Andreas Redo mengalami kecelakaan (foto: Patrick/Vox NTT)

Kepala Puskesmas Soa, Ety Kromen mengatakan, meski tak mengalami luka serius, akibat kecelakaan itu, AKP Andreas mengalami luka di pelipis mata kiri atas, mata kiri bawah, lecet di tangan kanan dan kiri, serta pada lutut. Yang sedikit parah pada kaki kiri.

Baru sekitar pukul 08.35 Wita, kendaraan Satsamapta Polres Ngada bersama anggota polisi menemui AKP Andreas di Puskesmas Soa. Mereka menjemputnya kembali menuju Bajawa.

Kecelakaan lalu lintas menabrak portal pemantauan Covid-19 juga dialami Subagio, seorang anggota TNI di Kodim 1625 Ngada.

Pekan lalu dia mengalami kecelakan yang sama di Desa Wue, Kecamatan Wolomeze Kabupaten Ngada.

Penulis: Patrick Romeo Djawa
Editor: Ardy Abba

Ngada Polres Ngada Virus Corona
Previous ArticleSempat Polemik, Patung Marilonga Kini Dipuja-puji
Next Article PPK Beri Keterangan Berbeda Terkait Proyek Lapen Senilai 7,4 Miliar di Kota Komba

Related Posts

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026

Edi Hardum Minta Menteri HAM Awasi Penanganan Laporan Bupati Hery Nabit di Polres Manggarai

4 Juni 2026
Terkini

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.