Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pendidikan NTT»Banyak Kepala Sekolah Kurang Aktif di Manggarai, Begini Respon Kadis PK NTT
Pendidikan NTT

Banyak Kepala Sekolah Kurang Aktif di Manggarai, Begini Respon Kadis PK NTT

By Redaksi7 Agustus 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Linus Lusi saat diwawancarai VoxNtt.com, Jumat, 7 Agustus 2020 (Foto: Vox NTT/Tarsi Salmon)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Linus Lusi merespon terkait banyaknya kepala sekolah di Manggarai yang kurang aktif di sekolah. Itu baik di Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur.

Linus mengatakan, guru Aparatur Sipil Negara (ASN) ada nomor induk perintah.

Menurutnya, kepala sekolah yang tinggal jauh dari sekolah memang menjadi sebuah persoalan. Meski begitu, kata dia, jauh dekat, bukan berarti mengabaikan disiplin.

“Nah, itukan soal manajemen diri, manajemen waktu yang harus di-menage, dan juga di bawah pengawasan leadership kepemimpinan kepala sekolah,” kata Linus saat diwawancarai VoxNtt.com di Kupang, Jumat (07/08/2020).

Linus pun meminta kepala sekolah benar-benar mengoptimalkan berbagai sumber daya yang ada. Sehingga yang jauh itu bisa dekat. Kemudian yang jauh disatukan untuk memajukan pendidikan.

Ia juga memberikan apresiasi hasil reses Anggota DPRD NTT Inosensius Fredi Mui yang kemudian mendapat banyak keluhan dari masyarakat Manggarai, khususnya di sektor pendidikan.

Baca: DPRD NTT Sebut Banyak Kepala Sekolah yang Kurang Aktif

“Ini lagi kita peta permasalahannya yang lagi kita geluti,” tutur Mantan Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Provinsi NTT itu.

Ia menegaskan dengan adanya laporan itu, pihaknya akan melakukan konsolidasi pendidikan secara baik dan benar. Sehingga arah dan cita-cita sektor pendidikan dengan sepirit restorasi kebangkitan pendidikan NTT menuju cerdas itu bisa terwujud.

“Dan prinsipnya kita harus memuliakan harkat dan martabat guru. Dan menciptakan harkat dan martabat guru sebagai segala-galanya, dan siswa di atas segala-galanya,” tandasnya.

Ia juga meminta dukungan semua stakeholders untuk memuliakan martabat guru kembali.

“Mohon dukungan semua, orangtua, teman-teman media, politisi, dan berbagai elemen, mari kita memuliakan martabat guru,” harapnya.

Karena menurut dia, pendidikan itu satu-satunya media sebagai alat pemersatu bangsa.

“Ini yang harus kita jaga bersama,” tuturnya lagi.

Soal laporan ketidakketerbukaan penggunaan dana BOS, PIP di sejumlah sekolah di Manggarai, Linus mengaku banyak para guru dan masyarakat yang mengeluh terkait manajemen penggunaan dana itu.

“Tapi ini juga kita akan benahi Satu per satu. Lalu terlait dengan penyaluran-penyaluran ada dia punya mekanismenya. Ada perubahan yang disalurkan langsung ke rekening sekolah. Dan sekolah dengan tim manajemen BOS internal. Muda-mudahan ada transparansi dan keterbukaan. Sehingga ini lagi kita genjot,” pungkasnya

Ia berharap masalah dana BOS bukan menjadi sebuah tren yang setiap hari, setiap tahun bergejolak naik akibat dari leadership kepala sekolah.

“Dan ini harus kita jaga,” ujar Linus.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

Kota Kupang
Previous ArticleKaryawan dengan Gaji di Bawah 5 Juta Dapat Bantuan, Ini Syaratnya
Next Article Banyak Kader Undur Diri, Partai Hanura Tetap Eksis di Sumba Timur

Related Posts

Peringati Hari Anak Nasional, Yayasan TKK Fransiskus Assisi Karot Perkuat Tata Kelola dan Mutu Pendidikan

28 Juli 2026

Kepala SMPN Satap Munde Bantah Dugaan Pungli, Sebut Uang dari Orangtua Bersifat Sukarela

22 Juli 2026

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.