Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Lamaholot Bali akan Bangun Monumen Jokowi Menangis di Adonara
NTT NEWS

Lamaholot Bali akan Bangun Monumen Jokowi Menangis di Adonara

By Redaksi26 April 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Presiden Jokowi meneteskan air mata ketika disambut warga Adonara, korban bencana banjir bandang (Foto: Gatra.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Warga perantau Flores Timur di Bali yang tergabung dalam Lamaholot Bali akan membangun “Monumen Jokowi Menangis” di lokasi bekas banjir bandang di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, NTT.

Seperti dilansir Antaranews.com, Senin (26/04/2021), monumen Jokowi Menangis akan dibangun di Desa Nele Lamadike, Pulau Adonara. Di lokasi banjir bandang paling parah itulah Presiden RI ke tujuh itu meneteskan air mata saat berkunjung pada 9 April 2021 lalu.

Menurut inisiator Posko Bali peduli Adonara, Rahman Sabon Nama, awalnya warga Lamaholot Bali bermaksud membangun monumen bencana. Namun rencana itu berubah ketika Presiden Jokowi turun langsung ke lokasi bencana dan ia meneteskan air mata di sana.

“Melihat dahsyatnya bencana, awalnya kami bermaksud membangun monumen bencana. Nah, tak disangka pada 9 April, Presiden Jokowi mendatangi Pulau Adonara, melihat langsung kondisi kerusakan akibat bencana dan bertemu para korban,” kata Rahman.

Pembangunan monumen tersebut, jelas Rahman, tidak bermaksud mengabadikan duka para keluarga korban. Monumen tersebut menjadi pengingat bahwa bencana banjir dan tanah longsor bisa terjadi kapan saja pada musim hujan sehingga warga lebih waspada.

“Jadi monumen ini ada nilai edukasi bagi kita yang sekarang dan bagi anak cucu kita kelak agar mereka bisa belajar dari monumen ini bahwa di sini pernah terjadi bencana alam yang maha dahsyat,” tutur Rahman.

Selain itu, monumen Jokowi Menangis sekaligus mengenang Presiden Jokowi yang rendah hati dan peduli sehingga rela datang di Pulau Adonara saat terjadi bencana.

Selanjutnya, mereka akan melakukan sayembara desain monumen. Proses pengerjaan monumen dilakukan secara gotong-royong. Sedangkan finishing, terutama bagian pembuatan patung atau diorama, akan melibatkan tukang yang ahli dari Bali.

Koordinator Posko Bali Peduli Adonara, Petrus Seli Tupen, menambahkan jika ide pembangunan monumen diterima pihak terkait, Lamaholot Bali sebagai inisiator segera menggalang kerja sama dengan diaspora Flores Timur lainnya, khususnya warga Adonara yang tersebar di seluruh Indonesia bahkan luar negeri.

Penulis: Eman Nok
Editor: Yohanes

 

Joko widodo Kota Kupang
Previous ArticleDPRD Belum Tahu 27 THL di Manggarai Sudah Bekerja
Next Article Esok, AHY Berkunjung ke NTT

Related Posts

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.