Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Fakta Baru Terungkap, Begini Isi Pesan Istri Randy ke Kakak Astrid Manafe
HEADLINE

Fakta Baru Terungkap, Begini Isi Pesan Istri Randy ke Kakak Astrid Manafe

By Redaksi9 Desember 20213 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Astrid dan Lael, ibu dan anak yang jadi korban pembunuhan )(Foto: Ist)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT-Saudara kandung Almarhum Astrid, Jack Manafe, mengatakan, penyelidikan yang dilakukan penyidik Polda NTT sangat janggal. Berdasarkan bukti dan petunjuk yang ada, terdapat indikasi perencanaan, yang diduga kuat melibatkan Ira Ua, istri dari tersangka Randy Badjideh.

“Karena berdasarkan fakta dan keterangan yang sudah kami berikan kepada penyidik tingkat Polsek waktu itu bahwa, motif pembunuhan berasal dari kecemburuan. Karena Astri dianggap sebagai ancaman serius bagi pelaku,” ujar Jack Manafe, Selasa 8 Desember 2021 malam.

Menurutnya, pihak keluarga dapat memberikan bukti. Karena sebelum kejadian, tepat pada tanggal 6 Juli 2021, Ira Ua, yang merupakan isteri Randy Badijeh, sempat mengirimkan pesan via messenger, dan memintanya berbicara kepada Astrid, agar tidak lagi mengganggu suaminya.

“Saya menerima pesan Facebook dari istrinya Randy. Dia awalnya memperkenalkan diri. Lalu meminta saya, menurut dia hanya saya yang bisa omong ke Astrid. Saya tidak omong apa-apa karena itu urusan privasi,” ujar Jek.

Selain itu, dalam pesan messenger itu, Ira Ua juga menyampaikan kepada Jack Manafe, bahwa ia akan berusaha melarang suaminya Randy Badijeh untuk tidak mengganggu Astrid, mantan pacar Randy sejak masih SMA.

“Jadi sebelum dia sampaikan semuanya kepada saya, diduga ada kemungkinan, Ira Ua sudah melakukan ancaman kepada Astrid, karena berdasarkan chat yang beredar, nomor itu adalah milik korban,” jelas Jack Manafe.

Dia menjelaskan, ketika Astrid dan Lael pergi meninggalkan rumah saat itu, pihaknya hanya berpikir bahwa, Astrid pergi ke rumahnya Randy untuk menyelesaikan persoalannya, tanpa menduga bahwa ia sudah masuk dalam jebakan yang sudah direncanakan para pelaku.

“Bukti-bukti ini yang menguatkan kami bahwa pembunuhan Astrid dan Lael sudah direncanakan, dan pasti melibatkan orang lain. Karena saksi yang diperiksa telah memberikan keterangan. Dan penyidik tingkat Polsek sudah tahu. Tetapi kenapa penanganannya terkesan lambat,” tegasnya.

Usai menghabisi nyawa kedua korban, Randy berhasil menipu sejumlah orang untuk menggali lubang, dengan alasan mengubur seekor anjing ras besar milik bosnya, sehingga lubang yang digali harus memiliki ukuran yang besar.

Ia menerangkan, pada saat proses penggalian lubang, Randy juga ikut terlibat. Dimana sebelum kerabatnya tiba di lokasi, ia merupakan orang pertama yang tiba di TKP dan sedang menggali lubang tersebut.

“Mereka pergi ke TKP dengan motor. Jadi mungkin kedua jenazah disimpan di dalam mobil, setelah gali lubang, baru mereka bawa kedua jenasah ke lokasi untuk dikuburkan. Sehingga kami merasa kasus ini seolah-olah ditutupi,” katanya.

Usai menjalankan aksinya, kata Jack, Randy tampak santai, dan tidak merasa bersalah. Karena sejak Astrid dan Lael dieksekusi hingga ditemukan, ia tidak meminta maaf kepada keluarga korban, bahkan ia tidak meninggalkan Kota Kupang.

“Berarti dalam kasus ini, ia merasa puas ketika menghabisi nyawa Astrid dan Lael. Meski sudah ada pengakuan bahwa dia pelaku utama, tetapi tidak minta maaf. Ini yang kami rasakan sungguh sangat luar biasa,” tandasnya.

Meski begitu, Jek dan semua keluarga Almarhumah Astrid menyerah proses hukum sepenuhnya kepada polisi. Ia juga berterimakasih kepada semua pihak yang sudah memberikan perhatian dalam kasus yang menimpa adiknya itu.

Astrid Manafe Jack Manafe Kota Kupang Pembunuhan Randy Badjideh
Previous ArticleDenda Akibat Langgar Sempadan Pantai, Ayana Komodo Resort Tertinggi Capai 18 Miliar Lebih
Next Article Tiga Temuan Kesehatan Pengguna Garmin di Asia selama Pandemi 2021

Related Posts

Kejari Manggarai Pastikan Kasus Eks Kadis DP3AKB Diproses Sesuai Prosedur

3 Agustus 2026

Bejo MY Sampaikan Hak Jawab, Bantah Lakukan Penganiayaan terhadap Nelayan

1 Agustus 2026

Diduga Aniaya Nelayan, Oknum Wartawan dan Seorang Waria di Nagekeo Dipolisikan

30 Juli 2026
Terkini

Progres Jalan Nasional Ruteng-Reo-Kedindi Capai 86 Persen, Ditargetkan Rampung Sebelum Musim Hujan

6 Agustus 2026

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.