Penulis: Redaksi

Kupang, VoxNTT.com – Kasus dugaan penggelapan dokumen surat pelepasan hak (PH) tanah seluas 10 hektare di Kabupaten Kupang yang dilaporkan Cecilia Anggi Man terhadap seorang pria berinisial JS akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan di Polsek Kelapa Lima, Kota Kupang, Selasa, 2 Juni 2026. Pelapor, Cecilia Anggi Man mengatakan, JS melalui kuasa hukum dan anaknya telah mengembalikan seluruh dokumen yang sebelumnya diserahkan keluarga kepada terlapor, termasuk dokumen PH asli tanah tersebut. “Bulan Mei saya mulai buat laporan polisi. Kita sudah coba datang ke tokonya mulai dari November sampai Oktober mereka tidak ada niat untuk kembalikan dokumen PH, bukti kwitansi yang dibeli oleh…

Read More

Jakarta, VoxNTT.com – PT AIA Financial (AIA) menetapkan SDN Cipedak 01 Jakarta dan SMP IL Kapten Fatubaa dari Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, sebagai pemenang nasional kompetisi proyek sekolah sehat AIA Healthiest Schools 2026. Kedua sekolah tersebut akan mewakili Indonesia pada kompetisi regional AIA Healthiest Schools di Bangkok, Thailand, pada Juli 2026. Presiden Direktur AIA, Harsya Prasetyo mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan mendorong terbentuknya generasi yang lebih sehat melalui lingkungan pendidikan. AIA, kata dia, ingin berkontribusi terhadap kualitas generasi bangsa dan menjadikan gaya hidup sehat sebagai bagian dari perjalanan belajar setiap anak. AIA Healthiest Schools menghadirkan modul…

Read More

Ruteng, VoxNTT.com – Maju dalam kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Pinggang 2026, Valerius Isnoho atau Isno Baco mengajak masyarakat Desa Pinggang untuk menjalani proses politik secara damai dan penuh kegembiraan. Ajakan itu disampaikan Isno Baco usai mendaftarkan diri sebagai bakal calon kepala desa di Kantor Desa Pinggang, Selasa pagi, 2 Juni 2026. “Mari berpolitik dengan Riang Gembira. Karena sejatinya politik itu seni,” tegas wartawan VoxNtt.com itu. Isno Baco mengatakan perbedaan pilihan politik merupakan hal yang wajar dalam demokrasi. Karena itu, ia meminta masyarakat tidak terpecah belah akibat perbedaan dukungan dalam Pilkades. Menurut dia, proses politik harus dijalankan secara bijaksana dengan…

Read More

Ruteng, VoxNTT.com – Wilibrodus Engeltus Rian, menyatakan kesiapannya maju dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Loce, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai. Ia mengusung slogan “Muda Berkarya, Desa Berdaya” dengan menawarkan sejumlah program pembangunan yang berfokus pada pelayanan publik, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan keterlibatan generasi muda. Wilibrodus mengatakan Desa Loce memiliki berbagai potensi yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurut dia, sektor pertanian dan peternakan perlu diperkuat melalui pemberdayaan petani dan peternak, pendampingan kelompok usaha, peningkatan produktivitas, serta perluasan akses pasar. “Desa Loce memiliki banyak potensi yang dapat menjadi kekuatan untuk mendorong kemajuan bersama. Yang dibutuhkan adalah kerja sama, keterbukaan, dan…

Read More

Oleh: Fortunatus Hamsah Manah Ketua Bawaslu Kabupaten Manggarai Di tengah dunia yang berubah dengan sangat cepat, pertanyaan tentang identitas nasional menjadi semakin relevan. Globalisasi, revolusi digital, perkembangan kecerdasan buatan, migrasi budaya, serta pertarungan ideologi global telah menciptakan situasi baru yang membuat banyak bangsa mempertanyakan kembali jati dirinya. Kemajuan teknologi memang berhasil memperpendek jarak geografis, tetapi pada saat yang sama sering kali memperlemah ikatan kultural dan kebangsaan. Manusia modern semakin terhubung secara digital, tetapi belum tentu semakin terikat secara sosial. Indonesia pun tidak luput dari tantangan tersebut. Di tengah derasnya arus informasi, budaya populer global, dan perubahan sosial yang berlangsung begitu…

Read More

Oleh: Pater Darmin Mbula, OFM Anggota Dewan Perguruan Tinggi (DPT), Perguruan Tinggi Nasional (DPN) dan Ketua Presidium Majelis Nasional Pendidikan Katolik (MNPK) Literasi dan numerasi Pancasila adalah dua mata air jernih yang menghidupi Peradaban Cinta (Civilization of Love), sebab cinta yang sejati tidak hanya membutuhkan hati yang hangat, tetapi juga pikiran yang tercerahkan. Literasi mengajarkan manusia membaca kisah-kisah kehidupan dengan empati, memahami penderitaan sesama, menghargai keberagaman, dan menemukan makna di balik setiap peristiwa, sementara numerasi menolongnya membaca realitas dengan jernih, mengukur ketidakadilan dengan bijaksana, dan merancang solusi yang berpihak pada kebaikan bersama. Dalam terang Pancasila, keduanya bertemu seperti akal dan…

Read More

Oleh: Paskalis Patut, OCarm Mahasiswa Pajak STPI Jakarta Fenomena Simbolik: Dekonstruksi Eskatologis Menuju Ruang Profan Fenomena simbolik yang mengapung di permukaan ruang publik jarang sekali bersifat netral; ia hampir selalu merupakan episentrum dari seismograf krisis kemanusiaan yang lebih dalam. Melalui lensa dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita (2026), kita tidak sekadar menonton sinematografi atas penderitaan, melainkan menyaksikan sebuah epifani politik. Sebanyak 1.400 Salib Merah yang ditancapkan oleh jemari kokoh masyarakat adat Suku Awyu di tanah Papua Selatan melompat keluar dari pakemnya sebagai ornamen liturgis yang pasif. Ia menjelma menjadi sebuah “teks perlawanan” yang bernyawa. Secara fenomenologis, terdapat resonansi historis…

Read More

Oleh: Andra Geraldo Tak mengenal lelah dan waktu, Indonesia berdiri di antara para penjajah. Perjuangan kemerdekaan bukan hanya tentang pengakuan, tetapi jauh dari pada itu harga diri dan martabat manusia yang diperjuangkan. Mereka tidak mencari citra, mati hidup bukan soal ketenaran tetapi semangat untuk bebas dari penjajahan. Melihat kembali kisah perjuangan yang tak kenal siang dan malam adalah bukti bahwa kerja keras tak akan sia-sia. Para pejuang berusaha untuk berdiri di antara banyaknya senjata dan peluru yang berlari kian kemari. Kalau saja mereka tidak berdiri mungkin kita pun akan terus berada dalam penindasan. Perjuangan yang tak mudah melahirkan ide dan…

Read More

Oleh: Pater Darmin Mbula, OFM Anggota Dewan Perguruan Tinggi (DPT), Perguruan Tinggi Nasional (DPN) dan Ketua Presidium Majelis Nasional Pendidikan Katolik (MNPK) Seiring berjalannya waktu, nama jurusan, gelar akademik, bahkan profesi yang dahulu dianggap menjanjikan dapat berubah, bergeser, atau kehilangan relevansinya di tengah arus perkembangan teknologi AI dan perubahan sosial yang begitu cepat. Namun, kapabilitas yang dibentuk melalui pendidikan tinggi, kemampuan berpikir kritis, belajar sepanjang hayat, berkolaborasi dengan sesama, berempati terhadap penderitaan manusia, memecahkan persoalan yang kompleks, serta keberanian untuk berinovasi demi kebaikan bersama, akan tetap hidup dan bertumbuh melampaui batas ruang dan zaman. Inilah nilai tertinggi perguruan tinggi: bukan…

Read More

(Minggu MB IX Tritunggal Mahakudus Tahun A; 31 Mei 2026; Kel 34: 4b-6.8-9; Mzm 3:52.53.54.55.56;2 Kor 13:11;13; Yoh 3:16-18) Persekutuan ilahi, persekutuan manusiawi, selalu berarti persekutuan ekologis. Kasih karunia, damai sejahtera, dan sukacita dari Allah yang berjalan dan menyertai manusia adalah pengalaman historis dan spasial selalu berdimensi ekologis Oleh: Rm. Inosensius Sutam 1 Tuhan yang Bersatu dan Berziarah Bersama Manusia Kita merayakan Tritunggal Mahakudus hari ini. Bacaan hari ini menyingkapkan hal itu. Allah adalah Allah persekutuan karena Satu Allah Tiga Pribadi. Allah itu dekat dengan manusia, Ia menyertai kita, dan mengasihi kita. 2 Allah Pengasih Bertemu Manusia, Berjalan Bersamanya Dalam…

Read More