Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Keberadaan Pub di Cepi Watu Resahkan Warga
HEADLINE

Keberadaan Pub di Cepi Watu Resahkan Warga

By Redaksi24 November 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pub di Cepi Watu-Borong
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Warga sekitar Pub di Cepi Watu, Kota Borong, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) merasa resah.

Pasalnya, suara musik begitu kuat keluar dari beberapa Pub di Cepi Watu hingga mengganggu warga sekitar di malam hari.

Wanto, warga yang rumahnya berada di sekitar Pub saat ditemui VoxNtt.com, Jumat (24/11/2017) di Cepi Watu mengatakan, malam hari dirinya merasa terganggu dengan aktivitas karoke yang ada di Pub itu.

“Sengsara sekali. Kalau masuk jam 10 malam, itu sudah mulai terdengar suara karaoke yang tidak kontrol. Mereka menyanyi dengan suara yang besar. Sedih juga kami yang tinggal di sekitar. Kami sulit bahkan tidak bisa tidur karena suara mereka memekak telinga,” keluh Wanto.

Baca Juga:

  • Soal Izin Pub Cepi Watu Borong , Ini Komentar Kadis PMPTSP Matim
  • Kadis Pariwisata Matim: Pub Itu Tempat Memuliakan Kehidupan
  • Pub di Cepi Watu Diminta Tutup

Semestinya kata dia, pihak pengelola dan pemilik Pub memasang peredam suara. Sehingga suara karaoke dari Pub tidak terdengar di rumah-rumah warga.

“Ada yang pakai pengeras, ada juga yang tidak. Mestinya semua harus pakai itu. Biar kami yang ada di sekitar aman kalau malam hari,” tukasnya.

Dia pun berharap kepada Pemda Matim untuk menertibkan sejumlah Pub yang tidak menggunakan pengeras suara karena sudah sangat meresahkan warga sekitar.

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticlePengangkatan THL di Matim Tidak Ada Dasar Hukum?
Next Article Guru Dituntut Tingkatkan Profesionalisme

Related Posts

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
Terkini

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.