Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Kejari Ende Usut Dugaan “Mark up” Dana Pembayaran Listrik di Pos
HUKUM DAN KEAMANAN

Kejari Ende Usut Dugaan “Mark up” Dana Pembayaran Listrik di Pos

By Redaksi12 Juni 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kajari Ende Sudarso, SH.,MH saat memberikan keterangan kepada wartawan beberapa waktu lalu (Foto: Ian Bala/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Kejaksaan Negeri Ende saat ini sedang mengusut kasus dugaan penggelembungan (mark up) dana pembayaran rekening listrik oleh PDAM Ende di Kantor Pos Ende.

Kepala Kejaksaan Negeri Ende Sudarso, melalui Kasi Intel Abdon Toh mengatakan ini kepada wartawan di Ende, Rabu (12/06/2109).

Abdon menerangkan, ada dugaan mark up biaya pembayaran listrik miliaran rupiah sejak tahun 2015 hingga Juni 2017.

“Kita masih mendalami dan dugaan kerugian Negara bisa mencapai miliaran rupiah,” katanya.

Saat ini, terang Abdon, sudah melakukan pemeriksaan baik pihak PDAM Ende maupun PLN. Sedangkan, agenda pengambilan keterangan dari lembaga Pos Ende akan digelar dalam waktu dekat.

“Informasi yang kita telusuri ada dugaan mark up. Pembayaran dari PDAM ke PLN melalui Pos. Nah, kita masih telusuri,” ucap dia.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Kejari Ende
Previous ArticleGMPS Desak Pemkab Manggarai Tegakkan Perda Sampah
Next Article DLHD Manggarai Segera Tindak Tegas Masyarakat yang Buang Sampah Sembarangan

Related Posts

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Jaksa Agung Ambil Alih Dugaan Korupsi Rp49,8 Miliar di Ende

8 Juli 2026

Satreskrim Polres Mabar Selesaikan Kasus Penipuan Wisatawan Malaysia lewat Restorative Justice

1 Juli 2026
Terkini

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.