Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Enam Fakta Mengenai Pria asal Lombok yang Masuk ke Gereja di Sikka pada Malam Hari
HUKUM DAN KEAMANAN

Enam Fakta Mengenai Pria asal Lombok yang Masuk ke Gereja di Sikka pada Malam Hari

By Redaksi2 Januari 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Saidi, pria asal Lombok yang diduga mengalami gangguan jiwa masuk ke Gereja Paroki Kristus Raja Watubain, Sikka pada Senin (30/12/2019) (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT- Pada Senin (30/12/2019) lalu, warga Kabupaten Sikka dikejutkan dengan informasi mengenai seorang pria yang masuk ke Gereja Kristus Raja Watubain, Talibura, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Informasi tersebut pertama kali disebarkan oleh akun facebook ‘Richard Reko’.

Postingan tersebut selanjutnya dibagikan oleh beberapa akun lain di sejumlah group facebook.

Berikut sejumlah fakta yang berhasil dikumpulkan VoxNtt.com dari berbagai sumber;

1) Hendak menuju altar

Pria tersebut masuk ke gereja pada malam hari kurang lebih pukul 19.00 Wita. Salah seorang warga yang tinggal di sekitar gereja melihat dan mengikuti pria tersebut.

Saat lampu gereja dinyalakan oleh warga bernama Yustinus Semakur, pria itu terlihat berada di dekat altar. Setelah ditegur Yustinus, ia pun datang dan mengulurkan tangan untuk berjabatan.

2) Tidak membawa barang mencurigakan

Pria membawa bundelan dari kain sarung. Setelah diperiksa isinya hanyalah pakaian dan tidak terdapat benda-benda mencurigakan.

Penjinak bom dari Detasemen B Pelopor telah melakukan penyisiran pada Senin (30/12/2019) malam, namun tidak menemukan adanya barang mencurigakan di dalam gereja.

3) Tidak memiliki kartu identitas dan tidak bisa berbahasa Indonesia

Pria tersebut tidak memiliki kartu identitas. Lebih parah lagi, ia tak bisa berbahasa Indonesia. Ia menjawab pertanyaan dalam bahasa Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

4) Diduga alami gangguan jiwa

Pihak Pospol Talibura dan Polsek Waigete telah menghadirkan beberapa anggotanya yang mampu berbahasa Lombok. Akan tetapi, pria tersebut tidak bisa menjawab setiap pertanyaan. Bahkan ia lebih banyak diam ketika ditanya.

Belakangan sebuah akun facebook atas nama Andy Oppa membuat postingan bahwa ia mengenal pria tersebut. Pria tersebut bernama Saidi. Saidi pernah mengalami kecelakaan dan diduga mengalami gangguan kejiwaan.

5) Pernah bekerja di Lembata

Menurut akun facebook Andy Oppa, Saidi sebelumnya bekerja di Rumah Potong Hewan di Lembata. Andy Oppa sempat bertemu dengannya di Flores Timur dan Saidi mengaku hendak kembali ke Lombok dengan berjalan kaki.

6) Akan dipulangkan ke daerah asal

Saidi saat ini ditahan di Polres Sikka. Kapolres Sikka Rickson Situmorang dalam press release, Selasa (31/12/2019) lalu, menerangkan Saidi akan dipulangkan ke Bima, NTT melalui jalur laut dan menunggu jadwal kapal berikutnya pada Senin (06/1/2020).

Penulis: Are De Peskim
Editor: Ardy Abba

Polres Sikka Sikka
Previous ArticleBawa Ratusan Handphone Apple, Polres Belu Amankan Warga China
Next Article Menteri Pendidikan Diminta Ubah Semua Sistem Birokrasi dan Kebijakan

Related Posts

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026

Edi Hardum Minta Menteri HAM Awasi Penanganan Laporan Bupati Hery Nabit di Polres Manggarai

4 Juni 2026

LBH GAMKI NTT Buka Layanan Konsultasi Hukum Gratis untuk Masyarakat

3 Juni 2026
Terkini

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.