Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Warga Nginamanu Ngada Tewas Tersambar Petir
HUKUM DAN KEAMANAN

Warga Nginamanu Ngada Tewas Tersambar Petir

By Redaksi19 Januari 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Peti jenazah Daniel Renggo, korban disambar petir, di area persawahan Tiwu Bele, Dusun Tajo, sabtu (18/01), saat ini disemayamkan di teras rumahnya sesuai tradisi masyarakat setempat. (Foto: Patrick/ VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT- Daniel Renggo, warga Desa Nginamanu, Kecamatan Wolomeze, Kabupaten Ngada tewas tersambar petir di area persawahan Tiwu Bele, Sabtu (18/01/2020).

Renggo yang saat itu tengah menunggangi kuda miliknya tiba-tiba disambar petir saat hendak pulang ke rumahnya sekitar pukul 16.30 Wita.

Renggo dan kudanya tewas seketika di tempat kejadian perkara (TKP).

Seorang saksi mata mengatakan, sebelum kejadian naas itu, dia sempat melihat seorang lelaki yang tengah menunggang kuda betina. Di belakang mereka, ada seekor anak kuda yang terus mengikuti.

Sekitar pukul 16.30 Wita, dia mendengar ada suara sambaran petir yang mengenai sesuatu.

Setelah dia mengamati, pria penunggang kuda yang dilihatnya tadi sudah tak tampak lagi. Namun, ada seeokor anak kuda yang terus berlari.

Jarak dari TKP ke saksi diperkirakan hanya 20 meter.

Merasa ada yang janggal, saksi pun mendekat ke TKP dan mendapati Daniel dan kudanya dalam keadaan saling tindih. Daniel diduga langsung tewas di tempat bersama kudanya.

Dengan dibantu beberapa warga, jasad Daniel Renggo pun dievakuasi ke Puskesmas Waipana, Kecamatan Soa, menggunakan mobil pick up.

Istrinya, Magdalena, saat kejadian berjalan mendahului korban. Dia bahkan tak menyadari bila suami tercinta telah tewas tersambar petir.

Magdalena baru mengetahuinya setelah salah satu kerabat mereka memberitahukannya saat dia tiba di rumahnya, yang berlokasi di samping Kantor Desa Nginamanu.

Jenazah korban saat ini masih berada di rumah duka menunggu untuk dikuburkan.

Sesuai tradisi masyarakat setempat, jenazah orang yang meninggal dunia akibat kecelakaan tak disemayamkan di dalam rumah. Jenazah Daniel Renggo pun sampai saat ini disemayamkan di teras rumah.

Penulis: Patrick Romeo Djawa
Editor: Ardy Abba

Ngada
Previous ArticleKritisi Pembangunan yang Mangkrak, Aparat Desa Biau Malaka Malah Dipecat
Next Article Guritan Senyum Seorang Ibu

Related Posts

Kejari Manggarai Pastikan Kasus Eks Kadis DP3AKB Diproses Sesuai Prosedur

3 Agustus 2026

Bejo MY Sampaikan Hak Jawab, Bantah Lakukan Penganiayaan terhadap Nelayan

1 Agustus 2026

Diduga Aniaya Nelayan, Oknum Wartawan dan Seorang Waria di Nagekeo Dipolisikan

30 Juli 2026
Terkini

Progres Jalan Nasional Ruteng-Reo-Kedindi Capai 86 Persen, Ditargetkan Rampung Sebelum Musim Hujan

6 Agustus 2026

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.