Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Polres Malaka Belum Berhasil Ungkap Sebab Kematian Hilarius Fahik
HUKUM DAN KEAMANAN

Polres Malaka Belum Berhasil Ungkap Sebab Kematian Hilarius Fahik

By Redaksi26 Juni 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kapolres Malaka, AKBP Albert Neno (Foto: Frido Umrisu Raebesi/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, Vox NTT- Polres Malaka hingga kini belum berhasil mengungkap penyebab kematian Hilarius Fahik, warga asal Dusun Berika, Desa Laleten, Kecamatan Weliman.

Hilarius meninggal setelah menenggak minum keras (miras) saat acara adat di rumah adat Lookluhu Umabesi pada 14 Juni 2020 lalu, sekitar pukul 15.00 Wita.

Ia kemudian menghembuskan napas terakhirnya di rumahnya pada 15 Juni sekitar pukul 09.00 Wita.

Hingga kini penyidik Polres Malaka belum berhasil mengungkap penyebab kematian korban.

Kapolres Malaka AKBP Albert Neno mengkapkan, upaya yang sedang dilakukan masih sebatas mengambil keterangan para saksi yang ikut dalam kegiatan adat saat itu.

“Kesulitan yang dihadapi sekarang adalah mayat korban belum bisa diautopsi karena tim dokter yang khusus menangani ini belum berada di Kupang,” ujar AKBP Albert Neno kepada VoxNtt.com, Jumat (24/06/2020).

Albert mengaku sudah memerintahkan penyidik Polsek Weliman dibantu Satreskrim Polres Malaka untuk melakukan serangkaian penyelidikan di lapangan.

Langkah yang dilakukan adalah memintai keterangan para saksi yang minum bersama pada acara sebelum kematian korban.

“Kita akan selidiki, apa acara tersebut. Siapa-siapa yang terlibat mengkonsumsi miras. Ada berapa orang. Kita ambil keterangan semuanya. Beberapa saksi sudah kita ambil keterangan dan untuk mengungkap penyebab kematian tentu melalui autopsi,” jelasnya.

Ia memastikan, apabila dokter sudah ada, maka akan dikoordinasikan untuk pembongkaran kubur korban untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Baca di sini sebelumnya: Usai Konsumsi Miras di Rumah Adat, Hilarius Meninggal Dunia, Anaknya Kerasukan Roh

Penulis: Frido Umrisu Raebesi
Editor: Ardy Abba

Malaka Polres Malaka
Previous ArticleDana Desa Terindikasi Bermasalah, Warga Tengatiba Kawal Pemeriksaan APIP dan APH
Next Article Klara Motu Bakal Gantikan Almarhum Ludovikus Taolin di DPRD NTT

Related Posts

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Jaksa Agung Ambil Alih Dugaan Korupsi Rp49,8 Miliar di Ende

8 Juli 2026

Satreskrim Polres Mabar Selesaikan Kasus Penipuan Wisatawan Malaysia lewat Restorative Justice

1 Juli 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.