Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Nenek 75 Tahun di TTU Ditemukan Tewas Gantung Diri
HUKUM DAN KEAMANAN

Nenek 75 Tahun di TTU Ditemukan Tewas Gantung Diri

By Redaksi7 Juli 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi gantung diri (Sumber: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT-AF (75) warga RT 01, Dusun A, Desa Oelneke, Kecamatan Musi, Kabupaten TTU ditemukan tewas gantung diri di kediamannya, Senin (06/07/2020).

Informasi yang berhasil dihimpun VoxNtt.com, pada Minggu (05/07/2020) malam, korban tidur di kediaman anak kandungnya.

Pada keesokan paginya, anaknya itu hendak menengok korban ke kamar tidur. Namun korban sudah tidak ada lagi.

Anaknya itu pun berinisiatif untuk mencari korban ke pondok yang selama ini menjadi tempat tinggal sang ibu.

Saat tiba di pondok, anaknya itu melihat pondok dalam keadaan terbuka. Ia pun langsung masuk ke dalam.

Saat di dalam pondok itulah sang anak melihat ibunya tergantung pada seutas tali nilon.

Mengetahui itu, sang anak pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke warga lainnya dan juga kepala desa setempat.

Informasi lain yang berhasil dihimpun menyebutkan, korban selama ini diketahui mengidap penyakit asma dan juga gangguan kejiwaan.

Kasat Reskrim Polres TTU AKP Sujud Alif Yulamlam membenarkan adanya kejadian naas tersebut.

AKP Sujud mengaku pihaknya telah melakukan olah TKP berkaitan dengan kejadian tersebut.

Berdasarkan hasil olah TKP, jelasnya, korban ditemukan tergantung pada posisi berlutut dengan kaki menyentuh tanah. Kemudian posisi mulut menggigit lidah dan telinga mengeluarkan darah.

Berdasarkan hasil pemeriksaan pada tubuh korban, kata dia, tidak ditemukan adanya tindak kekerasan.

“Hasil pemeriksaan tubuh tidak ditemukan adanya tindak kekerasan kk (kaka),” tutur AKP Sujud saat dikonfirmasi VoxNtt.com melalui pesan WhatsApp.

Penulis: Eman Tabean
Edito: Ardy Abba

Polres TTU TTU
Previous ArticleTambang Pasir Ancam Keberlangsungan Persawahan di Naiola TTU
Next Article Gubernur Minta Kejati NTT Kawal 4 Proyek Strategis Pemprov

Related Posts

Polisi Tahan Calo Trip yang Gelapkan Rp244,2 Juta, 22 Wisatawan Tiongkok Terlantar di Labuan Bajo

14 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Kejari Manggarai Pastikan Kasus Eks Kadis DP3AKB Diproses Sesuai Prosedur

3 Agustus 2026
Terkini

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Sepekan Pascagempa, Armada Kemanusiaan BKH-Stevi Harman Tak Henti Mengirim Bantuan Susulan

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.