Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Human Trafficking NTT»Polda NTT Harus Kerja Sama dengan Polda Sumut Berantas Kasus Human Trafficking
Human Trafficking NTT

Polda NTT Harus Kerja Sama dengan Polda Sumut Berantas Kasus Human Trafficking

By Redaksi5 Mei 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua Padma Indonesia, Gabriel Goa
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Lembaga Hukum dan HAM Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian (Padma) Indonesia mendesak Polda NTT agar bekerja sama dengan Polda Sumatera Utara untuk mengusut tuntas kasus human trafficking.

Ketua Dewan Pembina Lembaga Hukum dan HAM Padma Indonesia, Gabriel Goa, menegaskan Polda NTT harus membangun kerja sama dengan Polda Sumatera Utara, Kalimantan Barat dan Kalimantan Utara untuk mencegah pengiriman pekerja migran asal NTT keluar negeri.

“Saya mendesak Polda NTT dan Polda Sumut untuk menindak tegas dan membuat efek jera pelaku dan aktor intelektual jaringan migrasi ilegal yang rentan human trafficking di wilayah NTT melalui jalur Medan dan jalur-jalur tikus lainnya seperti di jalur barat (Kepri, Riau dan Sumut), jalur tengah (Kalbar) dan jalur timur (Kaltara),” ujar Gabriel dalam rilis yang diterima awak media, Rabu (04/05/2022).

Menurut dia, perekrutan calon pekerja migran asal NTT masih marak terjadi. Para pekerja tersebut diduga kuat non prosedural ke Malaysia dan Singapura. Mereka yang non prosedural tersebut tentu saja rentan dengan kasus human trafficking.

Atas kondisi ini menurut Gabriel, perlu ada langkah serius dengan membangun kolaborasi bersama antara pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga agama dan masyarakat, serta pers.

Sebab itu, ia juga mendesak Gubernur NTT dan Bupati/Wali Kota se-NTT agar serius melakukan sosialisasi pencegahan migrasi ilegal yang rentan human trafficking.

Pemerintah juga wajib mempersiapkan calon pekerja migran NTT melalui Balai Latihan Kerja (BLK) dan Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA)

Kemudian, lanjut Gabriel, bekerja sama dengan lembaga swasta dan lembaga agama menciptakan rebranding pekerja migran NTT agar memiliki kompetensi dan kapasitas, supaya bisa bersaing di bursa pasar kerja internasional.

“Kemudian, memberdayakan sekolah-sekolah vokasi di NTT untuk mempersiapkan calon-calon Pekerja Migran Indonesia yang bisa bersaing di bursa pasar internasional,” ujar Gabriel.

Penulis: Ardy Abba

Gabriel Goa Padma PADMA Indonesia
Previous ArticlePotret Buram Pendidikan Manggarai Timur
Next Article Seminar Nasional, FKIP Unika Ruteng Hadirkan Narasumber dari Empat Perguruan Tinggi

Related Posts

Kompak Indonesia Minta Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Diusut hingga Aktor Utama

24 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak KPK Audit Dugaan Korupsi Proyek RSUD Borong Rp19,4 Miliar

19 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026
Terkini

Pemerintah Kecamatan Reok Barat Bantah Kontribusi ASN untuk HUT RI Merupakan Pungli

7 Agustus 2026

Progres Jalan Nasional Ruteng-Reo-Kedindi Capai 86 Persen, Ditargetkan Rampung Sebelum Musim Hujan

6 Agustus 2026

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.