Kupang, VoxNTT.com – Survei yang dilakukan Voxpol Center Research and Consulting di 22 kabupaten/kota dengan melibatkan 800 responden menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena dan Johanis Asadoma (Melki–Johni), mencapai 80,5 persen.
Hasil ini disebut menjadi bahan evaluasi sekaligus dorongan untuk meningkatkan kinerja program pembangunan ke depan.
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena mengatakan, hasil survei ini bukan untuk berpuas diri, tetapi menjadi energi dan tanggung jawab moral untuk bekerja lebih keras, lebih cepat, dan lebih tepat sasaran.
“Hasil survei ini kami jadikan cermin evaluasi sekaligus rekomendasi dalam pembenahan program pembangunan ke depan,” ujar Melki ketika menjadi narasumber utama dalam diskusi publik survei kepuasan masyarakat atas kinerja satu tahun kepemimpinan Melki-Johni di Sofyan Hotel Cut Meutia, Jakarta, Jumat malam, 13 Februari 2026.
Ia menjelaskan, prioritas masyarakat NTT masih bertumpu pada ekonomi dan kesejahteraan, infrastruktur, layanan dasar, pendidikan, dan kesehatan.
Karena itu, Melki-Johni terus memperkuat upaya pengentasan kemiskinan dan percepatan penurunan stunting.
Per Februari 2026, angka kemiskinan NTT turun menjadi 17,5 persen dari 18,6 persen pada Maret 2025.
“Tahun ini kami jalankan program bedah rumah bagi masyarakat miskin serta pola asuh orangtua untuk percepatan penanganan stunting,” kata Melki.
Di sektor ekonomi rakyat, Melki-Johni mendorong pemberdayaan UMKM melalui program OVOP (One Village One Product) dan penguatan pasar bagi produk lokal melalui NTT Mart.
Melki juga memastikan program nasional seperti Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa Merah Putih berjalan efektif di daerah.
“Saya menegaskan komitmen menindak tegas oknum yang memanipulasi data kemiskinan maupun masyarakat mampu yang sengaja menerima bansos. Data harus akurat agar bantuan tepat sasaran,” ujar politisi Partai Golkar itu.
Selanjutnya, terkait Pekan Olahraga Nasional 2028 NTT–NTB, Melki-Johni tetap berkomitmen menjadi tuan rumah dengan prinsip efisiensi: memanfaatkan dan merenovasi venue yang ada di NTT dan NTB, serta sebagian cabang di DKI Jakarta dan Jawa Barat tanpa membebani APBN.
“Terima kasih atas dukungan, kritik, dan saran masyarakat NTT. Mari kita terus bergotong royong membangun NTT yang maju, sehat, cerdas, dan sejahtera,” ucap Melki. [VoN]

