Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pendidikan NTT»MGMP Bahasa Indonesia TTU Gelar Lomba Cerita Rakyat
Pendidikan NTT

MGMP Bahasa Indonesia TTU Gelar Lomba Cerita Rakyat

By Redaksi28 Oktober 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Salah satu peserta sementara menuturkan cerita dalam kegiatan perlombaan cerita rakyat yang digelar oleh MGMP Bahasa Indonesia Kabupaten TTU di SMPN 2 Kefamenanu, Senin, 28 Oktober 2019 (Foto: Eman/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT-Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia Kabupaten TTU menggelar lomba cerita rakyat antar pelajar SMP, Senin (28/10/2019).

Kegiatan tersebut digelar di SMPN 2 Kefamenanu. Perlombaan dihadiri oleh Kabid Pendidikan Dasar Dinas PKO Kabupaten TTU Mathias Subani.

Ketua MGMP Bahasa Indonesia Kabupaten TTU Paskalis Senu saat diwawancarai wartawan mengungkapkan perlombaan ini digelar untuk memeriahkan bulan bahasa.

Ia menuturkan dari total 96 SMP yang ada di Kabupaten TTU, yang mengikuti perlombaan hanya 15 sekolah.

Paskalis sendiri mengaku tidak mengetahui alasan ketidakikutsertaan 81 sekolah itu.

“Yang tidak ikut kemungkinan karena belum sempat menyiapkan materi cerita atau ada kesibukan lain, kita juga tidak tahu,” tuturnya.

Paskalis menjelaskan, materi cerita yang dilombakan merupakan cerita rakyat setempat. Cerita itu bisa diperoleh dari tokoh masyarakat atau tetua adat yang betul-betul menguasai cerita itu.

Cerita yang ditutur oleh tetua adat tersebut kemudian ditulis kembali oleh guru untuk seterusnya diceritakan oleh siswa.

“Jadi guru yang nanti tulis cerita tersebut baru murid yang ceritakan,” jelasnya.

Paskalis menuturkan tujuan digelarnya perlombaan tersebut agar para guru membiasakan diri menulis.

Selain itu, perlombaan bertujuan untuk membudayakan cerita lokal yang ada di masyarakat dan mendorong agar bisa dimasukkan dalam pembelajaran.

“Cerita-cerita akan kita rangkumkan dalam buku dan buku ini akan kita jadikan sebagai satu sumber pembelajaran dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah,” ujarnya.

Paskalis mengaku pihaknya menyiapkan beragam hadiah menarik bagi para peserta lomba yang berhasil menjadi juara.

Itu di antaranya uang tunai, piagam penghargaan dan piala.

“Yang juara tingkat kabupaten tahun ini akan kita pertahankan dan kita lebih persiapkan lagi agar kalau ada perlombaan di tingkat provinsi bisa kita ikut sertakan,” ujarnya.

Kabid Pendidikan Dasar Dinas PKO kabupaten TTU Mathias Subani saat diwawancarai wartawan mengaku, pihaknya memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan perlombaan.

Perlombaan tersebut, jelasnya, semakin mendorong siswa untuk semakin giat membaca.

Selain itu juga melalui perlombaan ini para siswa dapat mengetahui betul cerita rakyat yang ada di wilayahnya masing-masing.

“Karena dengan membaca maka mereka (pelajar) semakin mampu merangkai kata-kata dengan baik dan memahami ilmu pengetahuan dengan baik,” uturnya.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

TTU
Previous ArticleSetelah PDIP, Yos Nggarang Daftar di Demokrat
Next Article PLN UIW NTT Resmikan EV Charging Station

Related Posts

SDN Cipedak 01 dan SMP IL Kapten Fatubaa Wakili Indonesia di Ajang AIA Healthiest Schools Asia Pasifik 2026

2 Juni 2026

“Dari Benih ke Pohon”, SMK Negeri 3 Komodo Terus Tumbuh di Usia yang ke-6 Tahun

21 Mei 2026

Bedah Buku “Gigih” Warnai Puncak Expo Pendidikan Manggarai Timur

11 Mei 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.